Oh Sosial Media!

Saat saya nulis ini, saya sedang detox sosial media. Memasuki hari ke empat menjalani aktivitas tanpa Facebook, Twitter dan Instagram. Lucu juga kalo dipikir, saat saya menerima tantangan Challenge dari Blogger Perempuan Network, saya justru uninstall sosial media. Padahal, seharusnya ini saatnya mengoptimalkan fungsi keduanya antara sosial media dan blog.

Tentang Sosial Media

Sejak kemunculan sosial media, komunikasi terasa lebih mudah. Kita bisa bertemu kembali dengan teman lama, tetap bisa berkomunikasi dengan saudara yang jauh hingga berkenalan dengan orang baru yang memiliki minat yang sama. Terasa seru sekali, bukan?

Continue Reading

Menyusui Butuh Tim Kerja

Kalo urusan kerja, yang namanya tim sudah pasti. Saya seruangan itu bertiga, kami adalah teamwork. Saya bagian ngurusi alur keuangan, seorang lagi bagian perpajakan dan seorang lagi bagian pembayaran unit. Kunci dasarnya adalah komunikasi. Apa-apa kita harus komunikasi, saling cross-check satu sama lain, satu sama lainnya juga saling back-up. Back-up dalam artian, jika salah satu ada yang nggak masuk, kita bisa handle. Tentu saja, bukan handle secara keseluruhan. Tapi masing-masing kita paham job-desc satu sama lain, jadi kalo ada keperluan apa kita masih bisa saling bantu. Kalo yang berat-berat, ya nunggu yang bertanggungjawab masuk. Nggak cuma urusan handle satu sama lain, tapi juga teman diskusi.

Disinilah kenapa harus paham job-desc satu sama lain. Kalo ada yang kesulitan, kita bisa diskusi dan kasih saran. Kalo urusan kemampuan jangan ditanya, kedua rekan kerja saya berpengalaman semua. Semua juga semakin mahir seiring berjalannya waktu.

Continue Reading

Nostalgia Guru SMA Favorit

Kalo cerita soal masa SMA, nggak lepas dari grup Whatsapp Ladies Only!. Dulu sih nggak ada grup-grupan kayak gini, jamannya sms-an doang, nge-grupnya di kantin Pak Santoso makan bakso sama mie ayam. Ghibahnya sepulang sekolah. Sssttt~

Karena tema ODOP hari ini adalah guru favorit, saya lupa beberapa namanya. Saya lempar pertanyaan ke grup SMA Ladies Only!.

Continue Reading

Buku dan Mimpi Perpustakaan Keluarga

Hampir semua buku yang saya miliki mempengaruhi kehidupan saya. Termasuk buku-buku yang sejak kecil pernah diberikan oleh Bapak. Kumpulan dongeng Cinderela, Jack dan Kacang Panjang, Perahu Nuh, dan Pinokio benar-benar melekat di kepala saya. Menghabiskan 1 buku hanya dalam waktu sehari, kemudian masih mengulanginya lagi di minggu depan.

Menginjak SMP, saya hobi baca komik, novel dan teenlit. Jaman segitu, komik-komik sukses bikin saya berkhayal pengen punya pacar tinggi, anak basket yang tengil, dan hidung mancung. Apa kesampean? Jelas engga lah. Itu kan tokoh komik, mana ada di dunia nyata. Hahaha.

Continue Reading