Sebuah Penghargaan

Semakin dewasa umur ini, rasanya makin malas untuk menemukan sahabat. Sahabat yang dalam arti sering Whatsapp, sering curhat, saling perhatian blablabla… Semoga kalian paham ya maksud saya 😀

Karena kalo di jaman sekolah, pasti punyalah sahabat macam itu. Sahabat kepompong, be ef ef a.k.a best friend forever, dan sebutan lainnya. Trus curhat soal pacar masing-masing, kadang orang tua masing-masing, pokoknya segala dicurhatin. Sampe kadang si pacar cemburu karena ada istilah sahabat lebih penting daripada pacar. Kayak pacar saya dulu. Hahaha.

Continue Reading

Kapsul Waktu

Semenjak diluncurkannya New Chapter 2020, Ibu Profesional mengalami rombakan. Kami masuk kembali ke Foundation dalam Facebook Group, berkenalan dengan pengurus Nasional dan pengenalan komponen. Ada 3 komponen yang dikenalkan, yaitu Komunitas, Institut dan Sejuta Cinta.

Aku memilih komponen Komunitas. Dan sekarang kami sedang menjalani Orientasi di Kampung Komunitas. Dikenalkan kembali dengan beberapa materi yang selalu istimewa, utamanya tentang mengenal diri sendiri. Karena di komunitas ini nanti kita akan melejitkan potensi diri, jadi harus belajar mengenal diri sendiri dulu.

Continue Reading

Belajar Menggambar dan Kelas Bahasa Inggris

Awal tahun ini, saya memutuskan untuk sortir beberapa grup Whatsapp. Alasannya, pengen lebih mindful. Tsah~ Punya banyak grup ini seneng-seneng senep. Kalo lagi bingung ngapain, bisa nimbrung. Kalo lagi sumpeg, grup ini nambah sumpeg karena berisik. Apalagi, akhir-akhir ini seringnya cuma berbagi stiker aja. Bahkan ada yang join grup untuk kulakan stiker.

Meninggalkan beberapa grup Whatsapp, tapi saya juga join grup baru. Piye aku ki? Haha. Grup ini berkaitan dengan hobi yang pengen saya cobain. Yaitu, menggambar dan kelas Bahasa Inggris.

Continue Reading

2019 dalam cerita

Hai… terasa nggak terasa 2019 sudah mau habis, ganti ke 2020. Saatnya bikin folder baru. Kira-kira mau diisi apa, ya? Banyak rencana pastinya.

Tahun 2019 ini cukup berat secara mental dan emosi buatku. Nggak kehitung berapa kali aku menghabiskan jalanan untuk nangis, untuk marah dan meluapkan semua emosi negatif. Pernah beberapa kali lost control juga. Semua masih teringat jelas, takut jika terulang, tapi nggak mau juga kalo harus terulang. Menuju akhir tahun pun begitu. Meskipun berat, menjadi perjalanan spiritual tersendiri buatku.

Continue Reading