3 Tips Mengenalkan Kebiasaan Membaca

Semenjak jualan buku, (((yailah jualan buku lagi))), ya habis gimana dong, ternyata jualan buku ini kok makin kesini makin seru. Hahaha. Seru soalnya saya nyampah mulu ya di status Whatsapp, buku lagi buku lagi. Maafkan. Jangan bosen ya, bukunya warna warni kan, lucu kan, makanya beli dong. (((teteup promosi)))

Iya, jadi semenjak jualan buku ini saya juga mendapat cerita-cerita menarik dari teman-teman yang pernah beli. Mereka yang tertarik, kemudian beli, temennya yang lain kepincut, beli deh di saya. Ah rasanya, bahagia sekali. Terima kasih banyak. Ada juga yang curhat kalo anaknya lebih suka gadget daripada buku, tapi kemudian nggak beli buku. Ya nggak apa-apa kok. Nggak dapat orderan, tapi dapat ide menulis. Terima kasih banyak juga. Hahaha.

(Baca juga : Anakku lebih suka gadget)

Continue Reading

Romansa Lintang Langit pada Senja

“Bukan tak setia, Lintang sayang. Meski langit merasa syahdu mendekap bintang-bintang, ia tak tega membiarkan bumi beku kedinginan tanpa sinar mentari. Percayalah, langit siang tak akan bertahan dengan terangnya. Ia akan senantiasa menanti senja teduh yang mengantarnya bertemu kembali dengan bintang.” (Prolog)

Judul : Lintang Langit Pada Senja

Penulis : Ririn Astutiningrum

Penerbit : Laiqa – Elex Media Komputindo

Tahun Terbit : 2017

Tebal Buku : 240 Halaman

Continue Reading

Kopdar Blogger Tulungagung Menulis #2


Tinggal di kota kecil beberapa kali bikin saya sering ngerasa iri dengan berbagai event-event blogger di kota besar, ketemu para pembicara-pembicara yang keren, belum lagi doorprize-doorprize yang bikin ngiler :D. Buat ke Surabaya aja saya butuh waktu perjalanan kurang lebih 4 jam, kalo ngga macet. Kalo macet bisa 5-6 jam di perjalanan, bisa kering kucel dong saya. Suatu kali saya sharing sama blogger di komunitas yang juga sama-sama dari kota kecil, ada komentar “kenapa ngga bikin sendiri di kota mu?”. Ide bagus! Cari-cari di sosmed berbagai akun lokal dan bertanya ada ngga komunitas Blogger, ternyata masih jarang. Pernah ada, tapi hidup segan mati tak mau gitu lah. Dan muncullah Blogger Tulungagung Menulis.

Continue Reading

Happy Birthday, Bunda Zakyzahra Tuga

Hai Bunda…

Beranda Facebook pagi ini mengingatkan bahwa Bunda Zakyzahra Tuga sedang berulang tahun. Ada pilihan kirim pesan, seketika itu ingin mengucapkan. Ah, tapi asyiknya kalo dijadiin postingan blog ini, bisa lebih panjang 😀

Saya sebenarnya ingat Bunda berulang tahun, karena tanggalnya sama dengan sepupu saya. Selain itu, kita pernah ngobrol di sore hari tentang zodiak dan ternyata kita sama. *salim dulu sama sesama Pisces*

Continue Reading

Festival Bonorowo Menulis : Monolog Ibu Inggit (Lely Mei – API Bandung)

Salah satu komunitas yang hadir di Festival Bonorowo Menulis (9-11 Oktober 2015) adalah komunitas API Bandung. Mereka secara khusus datang dari Bandung, Jawa Barat ke bumi Bonorowo untuk turut sumbangsih dalam festival ini. Di hari pertama, ada penampilan konser buku dari Adew Habtsa, sayang sekali dihari pertama saya tidak dapat mengikutinya, karena terhalang ijin kerja. Dihari kedua ada penampilan Monolog Ibu Inggit dari Lely Mei (Cici).

Monolog adalah seni peran dimana hanya dibutuhkan satu orang untuk memerankan. Jujur, awalnya saya tidak mengetahui siapa itu Inggit, saya pikir dia adalah tokoh sastra hehehe *sungkem sama sejarah*. Saya memang belum pernah mendengar nama Inggit Garnasih, bahkan dalam sejarah ketika saya mengenyam pendidikan di bangku sekolah. Monolog Ibu Inggit diperankan oleh Lely Mei, salah satu anggota dari komunitas dari Api Bandung. Berdandan jawa dengan kebaya kutu baru dan jarit batik, Ia naik keatas panggung, memperkenalkan diri sebagai Inggit Garnasih. Kata orang, jika pemuda-pemuda mendapatkan senyumnya seperti mendapatkan uang seringgit. Kala itu, seringgit adalah uang dengan nominal yang sangat besar.

IMG-20151010-WA0058
Photo by Husniati Salma (Photographer Volunteer)
Continue Reading