Buku Antologi Pertama dan Remah Cerita 2018

Wah… tanpa terasa 2018 ini sisa beberapa hari lagi. Apakah kerja masih semangat? Sesungguhnya, tidak. Karena hawa liburan seolah-olah berkejar-kejaran sama deadline laporan. Kenapa begini amat ya akhir tahun itu?

Tapi, rasanya ada yang kurang kalo akhir tahun nggak nulis blog kan?

Karena 2017 kemarin, blog saya benar-benar berantakan, jarang banget nulis, nggak ngurus update, cuma bayar domain aja. Maklum, 2017 kemarin goal saya adalah menyusui, siang dan malam pikiran saya adalah tentang menyusui. Dan, setahun pertama menyusui terlampaui, eksklusif! Disusul kemudian, saya harus menerima kenyataan bahwa saya harus mulai berkacamata. Huhuhu. Sampe sekarang, saya masih suka lepas pasang kacamata, masih belum bisa menerima, dan masih terus beradaptasi.

Continue Reading

Cerita Sedih

Ah jujur nggak tau harus kasih judul apa. Tapi cerita rekan saya kali ini sedih, saya sampe menahan air mata. Rekan saya ini bukan rekan kerja yang setiap hari ketemu atau punya jadwal rutin ketemu saya dikantor. Blio hanya sesekali datang, tak tentu, tiba-tiba muncul tapi kemudian lama tak ada kabar.

Beberapa waktu yang lalu saat berkunjung dan duduk di meja saya, blio bertanya, dimana beli lodho yang enak. Saya jawab sebuah depot masakan lodho yang terkenal karena ayam kampungnya. Blio menyatakan setuju dan bilang kalo nanti mau mampir untuk coba soalnya istrinya lagi hamil, ngidam gitu ceritanya. Sebagai rekan, saya ikut bahagia dan berdoa semoga kehamilannya lancar-lancar saja.

Lama tak bersua, sesekali rekan saya ini datang. Tapi tiap kali mau menanyakan kabar istrinya yang sedang hamil, saya lupa. Dan hari ini inget!

Continue Reading

Bertanya Tentang Gaji

Bertanya Tentang

“Mbak, gajinya berapa disana?”

Pernah mengalami pertanyaan kayak gitu? Mereka yang pernah kerja, pasti pernah ngerasain. Entah dari teman, sahabat, orang tua, saudara atau bahkan orang lain.

Gimana perasaannya dapet pertanyaan kayak gitu? Ada yang fine-fine aja dan merasa ‘its OK’ buat terbuka, namun ada juga yang merasa terganggu dan risih. Saya termasuk type yang kedua, saya merasa risih dan terganggu saat ditanya soal gaji. Jangankan gaji saya, ada temen yang cerita kalo dia pernah ditanya tentang gaji sama orang lain, saya langsung celetuk “eh ga sopan banget sih…”

Continue Reading