Oh Sosial Media!

Saat saya nulis ini, saya sedang detox sosial media. Memasuki hari ke empat menjalani aktivitas tanpa Facebook, Twitter dan Instagram. Lucu juga kalo dipikir, saat saya menerima tantangan Challenge dari Blogger Perempuan Network, saya justru uninstall sosial media. Padahal, seharusnya ini saatnya mengoptimalkan fungsi keduanya antara sosial media dan blog.

Tentang Sosial Media

Sejak kemunculan sosial media, komunikasi terasa lebih mudah. Kita bisa bertemu kembali dengan teman lama, tetap bisa berkomunikasi dengan saudara yang jauh hingga berkenalan dengan orang baru yang memiliki minat yang sama. Terasa seru sekali, bukan?

Continue Reading

Bergabung ke Komunitas Blogger Perempuan Network

Hal pertama yang saya lakukan ketika mulai terjun untuk blogging lagi adalah mencari komunitas. Seingat saya, saya hanya berbekal mesin pencari dan sosial media. Saya sering browsing kesana-kemari, lihat tampilan blog para blogger profesional, dan saya melihat banner Blogger Perempuan. Berbentuk bulat, dengan font pink, khas perempuan.

Saya cari tahu sebanyak-banyaknya, sampai kemudian saya memutuskan untuk join di grup Facebook-nya juga. Saya merasa takjub, WOW, dunia blogger seluas dan sekompleks ini. Saya langsung merasa kecil sekali. Bagaimana mungkin saya bermimpi bisa dapat barang untuk di-review, sementara persaingan di dunia digital seperti ini?

Continue Reading

Dibalik Nama inunrzh.com

Sebenarnya, saya lupa kenapa pilih nama ini ya…

Tapi, mari kita urai benang yang mulai kusut. Hahaha.

Sekitar tahun 2007, adalah boomingnya sosial media Friendster. Saya punya juga dong. Tapi sebagai anak sekolah pinggiran, nggak se-hits anak sekolah lain yang jumlah temannya banyak hingga ribuan. Dulu hanya sekedar suka gonta-ganti template. Kemudian, Friendster died!

Continue Reading

Nge-Blog di Iphone

Hampir sepekan android saya koid, tidak terselamatkan. Sedih? Pasti. Banget. Android saya memang bukan android canggih, android cina besutan provider CDMA *you know what I mean* tapi mobilitas saya sungguh tergantung dengan smartphone. Untuk pekerjaan, saya komunikasi dengan BBM dan gmail. Bayangkan jika keduanya tak ada di tangan. Bingung. Telepon berdering, ditanyain, “BBM mu kenapa kok pending?”, masih error jawabku. Gmail masih bisa dibuka dengan PC, nah BBM? Kenapa BBM tidak menyediakan for PC aja sih? Mau pake Whatsapp web pun harus scan barcode. Mau pake Line for PC, rekan kerja di kota sebrang tak menggunakan Line.

Baiklah dengan berbagai pertimbangan dan nekat, si Kakak memutuskan ambil tabungannya dan menghibahkan smartphone-nya, Iphone 4S. Saya happy-happy aja lah, meski bekas, tapi mobilitas lancar. Hehehe

 

Singkat kata, si Kakak beli Xiaomi Redmi 2 Prime yang masih susah banget ditemukan di counter, apalagi di kota kecil gini. Saya pake Iphone. Pindahin data-data. Download ini itu. Tak lupa download WordPress di AppStore.


Secara tampilan oke, cukup user friendly. Minimalis dan tak jauh beda dengan tampilan saat di web. Namun sayangnya, tidak tersedia fasilitas read more dan memperbesar/memperkecil gambar. Ini sangat disayangkan banget, mengingat ini tools penting. Mau tidak mau harus mengedit ulang dari PC. Semoga ada perbaikan dari iOs untuk WordPress-nya.

Continue Reading