Storial Day 4 : Teman Baru Yang Dikenal

Hai…

Seperti biasa, Desember selalu penuh dengan challenge-challenge refleksi akhir tahun. Meskipun sebagian besar 2020 ini dihabiskan dengan dirumah aja karena pandemi. Namun, pandemi juga banyak membawa perubahan baru.

Salah satunya, meningkatnya kelas-kelas online. Meeting virtual zoom, live sharing, buanyak banget. Sampai rasanya tsunami informasi. Bahkan, TV pun kini kehilangan pamor. Karena sosial media sudah jadi platform buat semua orang yang pengen punya acara.

Ngaku deh, udah join kelas apa selama pandemi? Tiap hari nonton live Instagram? Subscribe channel-channel podcast?

Karena mudahnya akses ke kelas-kelas online ini, aku juga sempat kena tsunami informasi. Akibatnya, aku memutuskan deactivated Instagram dan log off Facebook. Namun, Whatsapp ternyata kini juga berubah jadi sosial media. Tiap hari status story orang-orang kayak jahitan obras. Disinilah, aku bertemu dengan beberapa teman baru, secara virtual tentunya.

Sejak menemukan kemampuan menulis, circle pertemananku tidak jauh-jauh dari penulis, penerbit dan editor. Haha. Pertengahan tahun kemarin aku mengikuti kelas menulis buku pengayaan.

Buku pengayaan adalah buku-buku pendamping yang digunakan di sekolah-sekolah. Saat ini kebutuhannya banyak untuk beberapa mata pelajaran. Yang menarik adalah karena buku ini masuk ke sekolah-sekolah, tentunya akan dicetak dalam jumlah sangat banyak. Bisa dibayangkan apa yang menggiurkan? Yes, royalti!

Bodohnya, hingga tulisan ini terbit, aku belum menyelesaikan outline yang aku ajukan. Manajemen waktu yang buruk sangat menyita fokus. Bukannya mengejar ketertinggalan, aku malah menyemplungkan diri ke dalam project antologi dan menjadi penanggungjawab. Temanku nambah banyak sekali. Bahkan, ada diantara mereka yang memberi nama kontakku sebagai mentor. Hahaha.

Well, aku jadi ingat diriku beberapa tahun silam, yang rasanya kenal teman baru adalah mustahil. Time flies. Menulis telah membuka pintu-pintu kesempatan yang mendekatkan diriku untuk menjadi penulis. Teman-teman baruku tidak jauh-jauh dari bidang yang aku sukai yaitu literasi.

Rasanya, aku penasaran, akan bertemu dengan siapa lagi aku di tahun 2021 nanti?

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.