Sarapan Bubur Ayam Karangwaru Tulungagung

Oke. Nama gerobak Ibunya sih Bubur Ayam Jakarta, logatnya juga Jakarta. Tapi lokasinya di Karangwaru. Kalo mau kesini bilangnya ya ke Bubur Ayam Karangwaru.

Cukup susah nyari bubur di Tulungagung, apalagi bubur ayam. Kebanyakan Ibu-ibu di pasar pagi jualnya bubur sumsum atau bubur lodho. Dan Bubur Ayam Karangwaru ini salah satu favorit saya. Setiap kali gowes sama Mas WP kalo rutenya ke selatan dan doi bertanya, pengen sarapan apa? Bubur dong, jawab saya.


Buat saya, porsi bubur ayam ini pas buat ukuran perut. Komposisi bubur, suwiran ayam, kacang dan aneka lauknya pas hingga suapan terakhir bahkan takaran krupuk yang diberikan juga pas. Karena kadang kita pernah kan menemui buburnya banyak tapi lauknya yah gitu-gitu aja, suapan terakhir bubur doang malahan. Selain porsi yang pas, gurihnya juga nikmat. Karena saya suka manis, suka makanan berbau kecap, jadi saya suka tuang kecap yang agak berlebih. Apa gurihnya hilang? Sama sekali, tidak.


Bertempat di sebuah warung sederhana dan cenderung sempit, Bubur Ayam Karangwaru ini bisa ditemui di sebelah utara Waroeng Bima, jalur provinsi Tulungagung-Trenggalek. Buka warung sekitar jam 7 pagi, jam 9 pagi kadang sudah habis. Datang jam 8 pagi adalah jam yang paling tepat, tapi siap-siap antri dan ngga kebagian meja ya. Laris sih! 😀

Continue Reading

Berkenalan dengan Hairi Yanti

hairi

Salah satu manfaat sosial media adalah kita bisa berkenalan dengan siapapun, dari daerah manapun dan dengan latar belakang apapun. Setelah saya memutuskan untuk lebih konsisten blogging, meskipun saat ini sedang dalam proses merangkak, saya gabung dengan berbagai komunitas. Dengan bergabung di komunitas tentu banyak motivasi-motivasi yang bisa kita dapatkan. Salah satunya komunitas blogger itu adalah Blogger Perempuan. Sedang buntu ide, kita bisa blogwalking ke blogger favorit. Sedang pengen belajar nulis fiksi, cerpen anak misalnya, ada blogger yang sudah jago untuk hal ini. Dia adalah Mba Hairi Yanti.

Continue Reading

Kopdar Blogger Tulungagung Menulis #2


Tinggal di kota kecil beberapa kali bikin saya sering ngerasa iri dengan berbagai event-event blogger di kota besar, ketemu para pembicara-pembicara yang keren, belum lagi doorprize-doorprize yang bikin ngiler :D. Buat ke Surabaya aja saya butuh waktu perjalanan kurang lebih 4 jam, kalo ngga macet. Kalo macet bisa 5-6 jam di perjalanan, bisa kering kucel dong saya. Suatu kali saya sharing sama blogger di komunitas yang juga sama-sama dari kota kecil, ada komentar “kenapa ngga bikin sendiri di kota mu?”. Ide bagus! Cari-cari di sosmed berbagai akun lokal dan bertanya ada ngga komunitas Blogger, ternyata masih jarang. Pernah ada, tapi hidup segan mati tak mau gitu lah. Dan muncullah Blogger Tulungagung Menulis.

Continue Reading

Happy Birthday, Bunda Zakyzahra Tuga

Hai Bunda…

Beranda Facebook pagi ini mengingatkan bahwa Bunda Zakyzahra Tuga sedang berulang tahun. Ada pilihan kirim pesan, seketika itu ingin mengucapkan. Ah, tapi asyiknya kalo dijadiin postingan blog ini, bisa lebih panjang 😀

Saya sebenarnya ingat Bunda berulang tahun, karena tanggalnya sama dengan sepupu saya. Selain itu, kita pernah ngobrol di sore hari tentang zodiak dan ternyata kita sama. *salim dulu sama sesama Pisces*

Continue Reading

[Cross Stitch] Menimbun Harta Karun

Errrr… Ngomongin kristik, sebenarnya malu-malu, karena apa? Belum ada yang jadi dan bisa dipamerin :D. Sekalipun dulu jadi, langsung dibungkus dan dijadiin kado untuk nikahan temen.

Kristik kan hobby yang perlu kesabaran dan ketlatenan tingkat tinggi. Apalagi kalo kit-nya ukuran besar. Kit Kristik itu apa? Perlengkapan buat kristik, kit ini biasanya udah terdiri dari pola, kain, benang dan jarum. Intinya, tinggal sulam aja deh. Banyak dijual di online shop khusus Kristik. Polanya macem-macem, dijamin bingung dan dikit-dikit beli karena tergiur sama gambarnya. Contohnya, saya ini 😀 masih kelas pemula aja, total kit kristik belum dibongkar ada 2 buah, yang lagi dikerjain 1. Yang lagi dikerjain, udah dari November belum kelar, gara-gara ukurannya yang lumayan besar dengan pola yang cantik. Pola yang cantik identik dengan kode benang yang makin beragam dan makin sering ganti-ganti.

Dan, kit Monalisa yang baru sampai ini salah satu timbunan saya, jadi sekarang kit kristik yang belum dibongkar total ada 3 buah :D. Kit Monalisa ini udah PO dari bulan Desember, dan nyampe siang ini dari Abang JNE. Pegang kit ini, rasanya, aduh bongkar-ngga-bongkar-ngga :D. Kemudian, lihat deh ukurannya, 135×46 cm, hmmm kira-kira kapan bisa kerjain ya? kapan selesai ya? -___-“

 

Continue Reading
1 3 4 5 6 7 11