NHW #4 : Menyusun Kurikulum Hidup

Wah judulnya dalam amat ya? Hahaha. Biar ah! Kurikulum hidup, ya memang kita hidup di dunia belajar kan? Belajar di Universitas Kehidupan. Bedanya, mau jadi apa kita, ya ditentukan oleh diri sendiri. Caranya gimana? Ya menyusun Kurikulum Hidup sendiri. Hidup cuma sebentar, sayang aja kalo terlewat cuma untuk kerja-makan-tidur. Supaya tidak semakin ruwet, mari kita urai satu per satu NHW pekan ke 4 ini…

Pekan 4 ini kami belajar tentang Mendidik dengan Kekuatan Fitrah, ada dipostingan saya sebelumnya. Materinya banyak berbicara tentang anak, jadi malam itu kami diskusi seru tentang pola asuh, milestone, menyatukan suara dengan keluarga, pokoknya apapun yang berhubungan dengan anak. Sampai-sampai kita ngomongin KIA dan KMS lho… Hahaha.

Continue Reading

Materi #4 : Mendidik dengan Kekuatan Fitrah

Disclaimer : Materi adalah milik Institut Ibu Profesional. Seluruh catatan disini untuk dokumen pribadi sebagai bahan pembelajaran.

Wah, sudah pekan 4 yaa, tanpa terasa hampir sebulan setiap minggu selalu dapat ilmu baru, berjibaku dengan NHW, memanajemen waktu dengan baik agar semua mendapat porsinya. Aku merasa hidupku lebih ‘berisi’, nggak badan doang. Hahaha.

Sewaktu dijadwalkan untuk mendapat materi ini, beberapa jam sebelumnya, saya mendapat kabar tidak baik. Kabar yang harusnya menggugah empati bagi sebagian orang, namun tidak terjadi pada saya. Seketika, saya merasa jahat banget jadi orang, karena kok aku nggak merasa kasihan ataupun sedih ya? Hahaha.

Continue Reading

NHW #3 : Membangun Peradaban dari Dalam Rumah

Dalam diskusi di materi ini, saya banyak belajar tentang betapa didikan orangtua sangat berpengaruh dengan didikan kita berikutnya kepada anak-anak kita. Disinilah kadang ujian sebagai keluarga dimulai, perbedaan pola asuh dengan suami seringkali jadi ‘bumbu-bumbu penyedap’ rumah tangga dalam usaha membina keluarga. *hela nafas sebentar*

Jangankan mereka yang mengalami trauma tentang pola asuh orangtua, saya aja yang menganggap didikan orangtua sudah baik sekali masih perlu menyesuaikan dengan keinginan hati saya sendiri dan keinginan suami.

Continue Reading