Untuk yang Tak Masuk di Akal

Untuk yang tak masuk di akal tapi masuk dihati…

Apa kabarmu disana? Semoga baik-baik saja, bersama dia.

Kugoreskan pena ku di kala mengingatmu, begitu sering bayangan tubuh tinggi tegap dengan kulit hitam manis mu berkeliaran di dalam otak ku. Apakah karena aku merindukanmu? Mungkin. Apa yang kurindukan? Entahlah.

Meski ku tahu, kau telah termiliki, begitupula denganku. Termiliki oleh gadis di kota sebelah. Dan aku termiliki oleh pria disana. Ini kesalahan. Tapi kita menikmatinya. Konyol? Sungguh. Menghabiskan malam bersamamu dikota seberang menjadi sebuah kenangan yang akan selalu dirindukan. Kita berpegangan tangan bak seorang kekasih, nyatanya kita hanya kekasih gelap. Begitu banyak kebohongan yang telah kita buat pada pasangan kita masing-masing demi rasa tak tepat waktunya ini.

Seandainya kita masih sendiri, begitu sesalmu. Tidak. Jangan sesali siapa kita sekarang. Tapi bersyukurlah karena kita pernah dipertemukan dan pernah menghabiskan waktu bersama. Bersyukur dan berterima kasihlah karena kita pernah terlibat cinta, begitu kau menyebutnya tentang apa yang terjadi diantara kita. Cinta yang salah, cinta yang tidak tepat pada waktunya.

Kembalilah kepada dia. Seberapapun besar cintamu untukku, aku yakin tak melebihi porsi cintamu untuknya. Begitupula denganku, aku akan kembali kepada dia, pria yang sedang memperjuangkanku. Terima kasih karena telah mengenalkan ku pada cinta, bahwa ternyata diriku pantas untuk dicintai, meski di waktu yang salah.

Hai kekasih gelap, tak ada habisnya sajakku tentangmu. Biarlah itu menjadi kenangan kita. Biarlah aku menjadi penghuni di sudut hatimu, tersimpan rapi dan terkunci, karena kau pun telah menempati sudut hati ini. Entah kapan dan dimana lagi kita dipertemukan kembali, jangan mencari, biar tangan Tuhan yang menggerakkannya.

Dari yang masuk dihati tapi tak masuk di akal…

4737

Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway Suarakan Cintamu.

Continue Reading

Nasi Pecel Mojo-Kediri

Kayaknya sudah jadi lifestyle saya sama Abang kalo tiap hari minggu ato hari libur agendanya bersepeda. Yes. Bodo amat ya sama sepeda kita apa, yang penting mancal alias kayuh pedal. Kalo kata Abang, apapun sepeda kita, kalo kita mancal bareng, kita sama. Nice quote ya, Kak.

Rute di hari Buruh ini ke utara arah Kediri, Abang ngotot banget pengen foto-foto landscape dengan view gunung sama sawah. Hayuk ajalah, Kak. Dan yang gak boleh terlewat adalah isi perut. Kayuh kanan kiri, lewat sana sini, pemandangan ini itu, jepret sana jepret sini. Kita mampir di warung pinggiran jalan. Di jalanan arah Kediri lewat Mojo ya, bukan jalur provinsi. Makanya, saya kasih judul Nasi Pecel Mojo 😀 lupa ga kenalan sama ibu-ibu pemiliknya. View depan langsung menghadap sawah di seberang jalan, dengan gubuk-gubuk kecil.

Ini warung biasa, biasa banget. Kursinya cukup dari kayu, meja pun dari kayu. Warung ini jual aneka menu makanan, mulai dari Nasi Pecel, Nasi Tumpang sampe Nasi Lodeh. Ini semua makanan khas Kediri dan Tulungagung, makanan yang familiar buat lidah-lidah ndeso. Jangan sepelein nama ato tampilan ya, yang penting rasanya Bung, dijamin endesss.
Warung ini juga lumayan endesss. Selain jual Nasi Pecel, juga ada aneka gorengan dan jajanan lainnya. Buat yang hobi gowes ato mancal kayak kita, dengan rute ga jelas, saya rekomendasiin warung ini buat bengkel perutnya. Nasi Pecelnya dibanderol 4000an aja, Teh Hangat 1500an, gorengan 1000an. Dan satu lagi, ada rempeyek gurih empuk enak, per bungkus 2000 aja lho, saya sampe beli 4 bungkus 😀

image

Buat saya rute ini lumayan jauh lho, lupa sih ga ngukur berapa kilometer. Tapi udah sampe perbatasan kota sebelah kan jauh. Yang kadang bikin males buat gowes adalah rute pulangnya, berasa ga nyampe-nyampe rumah pffft~
Tapi buat kita berdua, olahraga ini yang paling menyenangkan dan murah. Kita bisa dapat pemandangan menyenangkan plus kalo hobby makan kayak kita bisa nyobain warung-warung pinggir jalan yang kadang ternyata rasanya ga kalah sama restoran. Harga murah, kualitas mewah.

Sekian dulu My Bike My Advent-Culinary pertama saya. Semoga bisa konsisten buat kasih info-info apapun sambil mancal. Jangan lupa olahraga, People.

Continue Reading

Rabu Pagi, 29 April 2015

Pagi-pagi aplikasi BBM sudah dihebohkan dengan salah seorang teman yang pasang Display Picture hasil screen-capture dari Tempo.co dengan headline “Kampus Dinonaktifkan, Ribuan Mahasiswa UNP Kediri Resah”. Kenapa saya turut heboh? Karena hampir 50% dari teman saya adalah mahasiswa alumni UNP Kediri. Saya sendiri juga lulusan mahasiswa salah satu kampus di Kediri, jadi saya kenal dengan baik dimana dan seperti apa kampus tersebut, tentunya dari sumber teman-teman saya tadi.

Dari beberapa artikelnya, menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena data mahasiswa yang kurang valid, jumlah dosen yang tak memadai dengan jumlah mahasiswanya. Tidak mengherankan juga, mahasiswa di UNP Kediri itu banyak sekali. Bahkan teman saya kemarin wisuda di hari ketiga, artinya wisuda disana digelar selama 3 hari berturut-turut, super!. Mengingat kampus saya hanya menggelar wisuda selama sehari, itupun untuk wisuda strata-1 dan wisuda magister.

Continue Reading

Review : Dream Papaya

Review beauties pertama…

Beberapa bulan yang lalu mengalami masa purging yang lumayan menurunkan kadar kepercayaan diri dengan drastis. Alhasil, banyak banget bekas jerawat. Tapi pelan-pelan dengan skincare rutin bisa diatasi. Nanti akan saya lanjut review skincare yang saya gunakan. Kemudian akhir-akhir ini ribet banget pengen naikin tone wajah 1-2 tingkat gitu lah. Alhasil, googling dan ngubek-ngubek forum female daily. Target tetep sih, apapun perawatannya, yang ga ribet dan mudah ditemukan di supermarket atau outlet-outlet terdekat. Dan hati saya jatuh dengan produk sabun wajah Dream Papaya.

Dream Papaya ini katanya bisa mencerahkan kulit wajah. Bungkusnya warna orange khas warna pepaya, ada gambar pepaya juga. Info aja, sabun pepaya sebenarnya banyak banget brand-nya, dan Dream ini salah satunya. Secara packaging, dia mirip sabun mandi, kardus kotak khas sabun-sabun mandi, maklum dia memang sabun wajah batangan. Sabunnya besar, berwarna orange, ada ukiran-ukirannya dan brand Dream. Wanginya enak, saya suka, lembut dan tidak menyengat.

Continue Reading