Menjadi Bagian dari Literasi

Aku masih ingat dengan jelas, dimana masa itu menjadi sebuah titik tumpu untuk lompatan-lompatan berikutnya. Aku memutuskan mendaftar menjadi Volunteer sebuah event. Tidak ada seorang pun yang aku kenal. Membulatkan tekad untuk mencari lingkar pertemanan baru.

Dari sanalah perjalanan ku dimulai…

Setelah menjadi Volunteer Festival Bonorowo Menulis 2015, aku jadi rajin menulis di blog, aku bercerita apa saja, utamanya tentang kota kecilku, Tulungagung. Karena Festival Bonorowo Menulis mengenalkanku bahwa saatnya Bonorowo (Tulungagung) ditulis jika tidak ingin hilang dari peradaban.

Dua tahun berikutnya, 2017, aku kembali tergabung dalam event tersebut, bukan lagi sebagai Volunteer, melainkan menjadi naralatih kelas Blogging bersama para remaja yang bersemangat berlatih menulis secara digital. Dalam event tersebut aku mendapatkan penghargaan dari panitia, tak seberapa, namun pengalaman berharga yang tak dapat dilupakan.

Disibukkan dengan pengasuhan, aku banyak bercerita tentang menyusui dan tumbuh kembang semampu penglihatanku. Yang penting, tujuanku adalah ada dokumentasi kenangan.

Seiring berjalannya waktu, hatiku terketuk untuk memulai bisnis online sederhana seperti lainnya. Aku memilih berjualan buku. Sebuah produk yang rasanya jarang dijual dalam lingkup lingkunganku. Bukan hal yang mudah memasarkan buku. Banyak hal yang aku paparkan tentang kenapa harus membaca, bagaimana pentingnya membaca dan mengapa harus memberi fasilitas buku kepada anak.

Dari berjualan buku anak ini, aku mengalami banyak hal diskusi dengan para orangtua. Dari yang mulai sudah membiasakan hingga mereka yang sebenarnya ingin tapi nggak tau harus berbuat apa. Dari situ aku kembali dikuatkan tentang pentingnya literasi. Semakin dikuatkan lagi bahwa aku harus ambil bagian dalam literasi.

Tahun 2018 akhir, aku dipertemukan dengan Komunitas Pejuang Literasi. Dari sana, beberapa antologi lahir. Sebuah pencapaian diluar dugaanku. Karena, meskipun aku hobi menulis, cita-cita menjadi penulis rasanya terlalu jauh.

Saat ini, aku masih berusaha membangun kebiasaan menulis, mengasah kemampuan terus-menerus dan memperkaya diksi. Jika suatu hari, aku punya buku solo, mari anggap itu adalah bonus. Yang pasti, ambil bagian dari literasi adalah duniaku, kini dan nanti.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *