Materi #4 : Mendidik dengan Kekuatan Fitrah

Disclaimer : Materi adalah milik Institut Ibu Profesional. Seluruh catatan disini untuk dokumen pribadi sebagai bahan pembelajaran.

Wah, sudah pekan 4 yaa, tanpa terasa hampir sebulan setiap minggu selalu dapat ilmu baru, berjibaku dengan NHW, memanajemen waktu dengan baik agar semua mendapat porsinya. Aku merasa hidupku lebih ‘berisi’, nggak badan doang. Hahaha.

Sewaktu dijadwalkan untuk mendapat materi ini, beberapa jam sebelumnya, saya mendapat kabar tidak baik. Kabar yang harusnya menggugah empati bagi sebagian orang, namun tidak terjadi pada saya. Seketika, saya merasa jahat banget jadi orang, karena kok aku nggak merasa kasihan ataupun sedih ya? Hahaha.

Continue Reading

NHW #3 : Membangun Peradaban dari Dalam Rumah

Dalam diskusi di materi ini, saya banyak belajar tentang betapa didikan orangtua sangat berpengaruh dengan didikan kita berikutnya kepada anak-anak kita. Disinilah kadang ujian sebagai keluarga dimulai, perbedaan pola asuh dengan suami seringkali jadi ‘bumbu-bumbu penyedap’ rumah tangga dalam usaha membina keluarga. *hela nafas sebentar*

Jangankan mereka yang mengalami trauma tentang pola asuh orangtua, saya aja yang menganggap didikan orangtua sudah baik sekali masih perlu menyesuaikan dengan keinginan hati saya sendiri dan keinginan suami.

Continue Reading

Materi #3 : Membangun Peradaban dari Dalam Rumah

Disclaimer : Materi adalah milik Institut Ibu Profesional. Seluruh catatan disini untuk dokumen pribadi sebagai bahan pembelajaran.

Di pekan ketiga ini, sebenarnya saya nggak pengen share materi. Karena makin kesini, materi makin dalem, saling berkait, butuh pendampingan untuk pemahaman dan harus mengerjakan NHW biar makin mantep! Materi pekan ketiga ini adalah Membangun Peradaban dari Dalam Rumah.

Continue Reading

NHW #2 : Indikator Profesionalisme Perempuan

Di postingan sebelumnya, saya udah share soal materi pekan kedua.

Baca : Menjadi Ibu Profesional, Kebanggaan Keluarga

Materi kedua ini, seru banget buatku pribadi. Diskusi malam itu juga lumayan rame, banyak yang lagi-lagi tertampar. Bikin pengen nangis juga. Wah nano-nano deh!

Lagi-lagi, aku bersyukur bisa dapat kesempatan masuk ke Institut Ibu Profesional ini, bertemu dengan para perempuan yang se-frekuensi, semangat belajarnya tinggi sekali, pertanyaan di setiap diskusi kritis dan mendalam, bahkan terkadang sesuatu yang tak pernah terpikirkan sama sekali dikepalaku. Dari sini, aku belajar pengalaman hidup orang lain kan?

Didukung Fasilitator kami, Mba Nana, yang sabar banget menjawab satu per satu. Tapi jawaban dari beliau, selalu memancing pertanyaan lain, memancing refleksi diri lebih dalam, semua dikembalikan ke diri sendiri disesuaikan dengan keunikan dan kekhasan keluarga masing-masing. Speechless…

Continue Reading