Menjaga Budaya

Hampir setahun terakhir saya menghabiskan jam istirahat kantor untuk pulang kerumah, menyusui Marwa atau sekedar menengoknya kalo ternyata dia sedang tidur siang. Sesekali pernah ngga istirahat karena kerjaan yang memang menumpuk banyak. Hardworker banget ya? Hahaha.

Karena rutinitas itu, saya minim banget ketemu dunia luar. Bahkan keluar malam bisa dihitung jari, saya memilih menyusui anak dan ketiduran bareng suami.

Suatu hari saya ngga pulang untuk istirahat dan memilih cari makan di warung. Kebetulan ada sepasang suami istri datang ke warung juga. Si pasangan ini sedang pesan catering si Ibu pemilik warung untuk acara 7 bulanan kehamilannya. Mendengar percakapannya, si istri bilang kalo untuk acara 7 bulanan beliau menginginkan menu komplit. Menu komplit itu apa? Ada segala tetek bengek dan segala kenjlimetan menu. Menu yang sesuai adat Jawa, mulai jajan pasar dan lain sebagainya. Dia pasrah aja sama si Ibu, karena ngga paham apa aja yang harus ada.

Continue Reading

Ketika Harus (Mulai) Berkacamata

Pertama-tama ya, panggilan saya adalah Ainun, yang mana secara bahasa Arab artinya Mata. Sampe sohib saya pernah ada yang ngucapin ulang tahun, Happy Birthday Mata. Mengacu dari nama itu, alhamdulillah Tuhan kasih saya mata yang menurut saya cantik. Hahaha.

Namun, semenjak melahirkan setahun yang lalu, saya merasa ada yang ngga beres dengan mata saya. Setiap kali nonton TV rasanya ngga nyaman. Saya masih inget sekali ketika proses mengejan yang pertama saya merem, padahal berbekal browsing harusnya ngga boleh merem. Proses mengejan kedua, saat saya mengerahkan tenaga sekuat mungkin, saya pelototin korden ruang bersalin bidan dan terdengar suara tangisan pertama Marwa.

Continue Reading

Happylist Challenge #4 : Bekerja di bidang Akuntansi

So, 2017 kemarin aku sempet ikutan challenge menulis tentang apa-apa yang membuat kita bahagia dan bersyukur di hari itu selama 30 hari. Boleh ditulis di status sosial media ato blog. Sebutlah challenge itu, Happylist Challenge.

Challenge yang bagus menurutku, karena alih-alih kita menggerutu tentang kelelahan seharian, ternyata ada banyak hal yang bisa kita syukuri dan tentu saja membuat kita bahagia, sekecil apapun itu. Sayangnya, aku cuma nyampe di hari ketiga aja. Hahaha. Besoknya aku udah lupa apa yang harus ku tulis. Sekarang, aku mau belajar rutinkan lagi ah, minimal seminggu sekali.

Ayo siapa mau temenin aku? Kita bisa saling mengingatkan, udah bersyukur dan berbahagia apa atas hari ini?

Continue Reading

Happylist Challenge #3 : Tepat Waktu

Jadi hari ini aku sama suami janjian mau pergi kerumah temen sama temen ku yang lain. Sebenarnya udah planning sejak minggu kemarin, kalo temen-temen ngga bisa yaudah pergi sendiri aja. Karena kan sekarang ada bocil ya, jadi janjian sama orang itu ngga bisa seenaknya, nyesuain jadwal bocil.

Kemudian si temen ini bilang, jam 10 ya?. Aku setuju. Prediksi ku jam 10, si bocil udah makan, udah tidur, udah enak lah dia diajak jalan, ngga bakal cranky. Begitupun aku sama suami, udah beres.

Aku sedang berusaha buat tepat waktu. Tepat waktu itu butuh latihan dan perlu manajemen waktu yang baik. Aku sudah sampe dirumah temen aku, jam 10 tepat. Yes, aku berhasil tepat waktu. Aku bangga dong sama diriku sendiri. Bisa tepat waktu itu penghargaan tersendiri lho.

Tapiii… Si teman yang ngajakin jam 10 ini, ngaret. Ngga tanggung-tanggung, 2 jam. Males banget ya!

Yaudahlah, hikmahnya aku bisa ngobrol lebih panjang sama orang tua dan temen ku, lebih intim juga. Jadi pelajaran banget ya, tepat waktu itu penting. Minimal buat diri sendiri. Karena saat kita ngga tepat waktu, ada waktu orang lain yang terbuang.

Tetep latihan tepat waktu!

Continue Reading

Happylist Challenge #2 : Keluarga dan Statistik Blog

Seperti biasa, setiap kali akhir pekan adalah jadwal saya kerumah mertua. Pertama yang saya syukuri jarak rumah orang tua saya dan mertua dekat sekali, 15 menit sampai. Meski begitu kadang saya masih merasa berat ninggalin Bapak sm Ibu.

Kadang, kita akan tau seperti apa ‘bentuk’ rumah kita saat kita berada diluar rumah itu. Meski tak sempurna, pasti akan ada saja hal-hal yang dirindukan dan tak ditemui dimanapun.

Beberapa hari yang lalu saya Pap Smear, dan hari ini tulisan pengalaman saya published di blog. Saya semangat untuk share link tulisan ini kemana-mana, terutama sosial media. Dan banyak teman dekat saya membaca, beberapa diantaranya setelah baca segera chat saya dan tanya-tanya. Bahagia ya kalo bisa ngasih info bermanfaat itu. Bonusnya, statistik blog naik. Hahaha.

Continue Reading