Beauty Class Bareng Inez Cosmetics Tulungagung

Siapa yang ngga bisa dandan sama sekali? Ah boong! Hahaha. Sekedar cuci muka, oles pelembab dan bedak pasti bisa dong ya. Kalo gambar alis? Bikin eyeliner? Pasang bulu mata? Ah apa itu, susah banget, butuh latihan berulang-ulang dan terus menerus.

Pertengahan Januari kemarin mendadak saya ditawarin buat ikutan Beauty Class, cuma ijin suami lewat Whatsapp dan dia kasih ijin, saya konfirmasi ke yang ngajakin. Sebenarnya saya bukan perempuan yang buta amat soal urusan dandan, cuma ya ala kadarnya gitu lah. Karena kebetulan ada kesempatan yang selama ini belum pernah saya lakoni, ya kenapa tidak.

Continue Reading

Review : Hada Labo Gokujyun Alpha Essence


Halo…

Lama banget yaa ngga review tentang kecantikan? Udah kayak beauty blogger aja, padahal mah cuman bingung mau nulis apa, mau update apa. Kebetulan lagi buka-buka galeri foto di hape dan ketemu beberapa printilan skincare yang udah dipake dan belum sempet di review. Salah satunya, serum Hada Labo ini.

Setelah travel kit untuk Hada Labo Anti Aging yang sekilas di review disini sudah habis. Saya repurchase, bukan dengan ukuran travel kit. Karena memang selama trial dengan travel kit, cocok aja, hingga sekarang. Kemudian melengkapinya dengan serum ini.

Continue Reading

Sarapan Bubur Ayam Karangwaru Tulungagung

Oke. Nama gerobak Ibunya sih Bubur Ayam Jakarta, logatnya juga Jakarta. Tapi lokasinya di Karangwaru. Kalo mau kesini bilangnya ya ke Bubur Ayam Karangwaru.

Cukup susah nyari bubur di Tulungagung, apalagi bubur ayam. Kebanyakan Ibu-ibu di pasar pagi jualnya bubur sumsum atau bubur lodho. Dan Bubur Ayam Karangwaru ini salah satu favorit saya. Setiap kali gowes sama Mas WP kalo rutenya ke selatan dan doi bertanya, pengen sarapan apa? Bubur dong, jawab saya.


Buat saya, porsi bubur ayam ini pas buat ukuran perut. Komposisi bubur, suwiran ayam, kacang dan aneka lauknya pas hingga suapan terakhir bahkan takaran krupuk yang diberikan juga pas. Karena kadang kita pernah kan menemui buburnya banyak tapi lauknya yah gitu-gitu aja, suapan terakhir bubur doang malahan. Selain porsi yang pas, gurihnya juga nikmat. Karena saya suka manis, suka makanan berbau kecap, jadi saya suka tuang kecap yang agak berlebih. Apa gurihnya hilang? Sama sekali, tidak.


Bertempat di sebuah warung sederhana dan cenderung sempit, Bubur Ayam Karangwaru ini bisa ditemui di sebelah utara Waroeng Bima, jalur provinsi Tulungagung-Trenggalek. Buka warung sekitar jam 7 pagi, jam 9 pagi kadang sudah habis. Datang jam 8 pagi adalah jam yang paling tepat, tapi siap-siap antri dan ngga kebagian meja ya. Laris sih! 😀

Continue Reading