Menyusui diatas Setahun

Hai hai…

Saya mau cerita-cerita soal lanjutan perjalanan menyusui saya saat ini, dimana Marwa sudah berusia setahun lebih. Setahun ke belakang kemarin, saya sama sekali nggak punya postingan apa-apa tentang menyusui, apalagi di 6 bulan pertama. Alasannya sih karena saya khawatir, nanti udah cerita-cerita eh 6 bulan pertama aja nggak lulus. Kan tengsin. Hahaha.

Alasannya lainnya sih, karena benar-benar fokus. Hidup cuma seputar kerja, nyusui dan pompa. Kekhawatiran naik turun saat ngecek stok di freezer sama porsi minum Marwa, khawatir kejar tayang lah dan merasa nggak boleh terlena sama sekali. Tegang banget cuy!

Continue Reading

Pergumulan Hati

Ah elah judulnya, berat dan puitis. Wkwk.

Inilah yang terjadi pada saya di Mei ini, makanya blog nggak terurus dengan baik. Beda banget sama April kemarin yang bisa bikin post terjadwal, bisa fokus sama SEO dan lainnya. Akhir April sudah mulai cari-cari ide menulis untuk postingan Mei, tapi ya tetep buntu aja.

Kemudian awal Mei, kondisi kesehatan Ibu saya menurun. Sedih banget! Sedihnya nggak hanya karena khawatir akan kondisi beliau, juga tentang Marwa nggak ada yang ngasuh. Disini saya merasa bersalah banget-nget-nget. Dan, pergumulan hati pun dimulai.

Continue Reading

Resume Kulwap Memilih Sekolah – Imelda Hutapea

Bersyukurnya kita para Ibu-Ibu yang hidup di jaman Millenials ini. Dimana semua informasi gampang banget diperoleh, bahkan bersedia mematahkan mitos dan gaya-gaya pengasuhan jaman dulu dengan acuan sumber yang gampang diperoleh juga. Iya kan?

Kemudian juga ada kuliah-kuliah online yang bisa diikuti, entah webinar atau semacam kuliah lewat Whatsapp (Kulwap) mulai dari gratis, berbayar dan berlangganan. Sungguh hidup kita dimudahkan ya? Sambil goleran, pegang hape, ilmu nambah. Alhamdulillah~

Salah satunya yang kemarin baru saya ikuti yaitu Kulwap tentang Memilih Sekolah dari penulis buku dengan judul yang sama, Imelda Hutapea. Moderatornya dari Kediri, Bunda Ainul Luthfiana.

Continue Reading

Marwa 15 bulan

Belum Jalan

Marwa 15 bulan dan belum jalan. Hahaha.

Ibunya udah kepengen banget dia bisa jalan, udah siapin sepatu-sepatu lucu. Tapi ya, anaknya belum punya nyali untuk jalan. Wk.

Belum punya nyali ato belum pengen jalan sendiri, entahlah. Kaki udah kuat napak, lutut mengunci dengan baik, naik turun kasur sudah jangan ditanya lagi. Tapi masih males sepertinya. Merangkak sudah mulai males dan minta titah terus, sekalipun itu cuma 5 langkah.

Titah pun minta. “Titaaah…..” Sambil tangan nyari-nyari jari orang terdekat. Kemudian di titah, 5 langkah, stop, berdiri di meja, entah ngapain, minta titah lagi. Pokoknya dia males aja mau ngerangkak, jadi titah.

Continue Reading

Pasang KB IUD di RSIA Amanda Tulungagung

Akhir-akhir ini saya merasa sering banget lihat cerita kehamilan dengan jarak yang relatif dekat. Saya ngga nge-judge apa-apa sih ya, namanya juga rejeki. Namun disini saya lebih memilih untuk bikin planning tentang nambah anak. Selain karena alasan finansial, juga karena alasan keegoisan. Iya, saya ini ibu egois lho. Saya punya hobi banyak, dan kedepan pengen nerusin hobi-hobi itu, ini aja udah kangen banget mainan kristik :p

Setelah melalui berbagai pemikiran, diskusi bolak balik sama suami, pake rayu-rayu juga, saya memutuskan pasang IUD. Alasan utamanya, ini KB non-hormonal. Meskipun ada juga IUD Hormonal, namun saya memilih yang non-hormonal. Saya juga masih dalam tahap menyusui, kalo harus yang hormonal rasanya saya nggak siap kalo proses menyusui saya berantakan. Saya juga punya gen gemuk, juga pernah mengalami kulit wajah berjerawat. Saya ngga pengen kedua hal tersebut muncul karena efek KB yang hormonal.

Continue Reading
1 2 3 16