Waktu Luang

Sebagai Ibu yang bekerja, aku pernah dapat ungkapan, ya kamu kan enak, kerja, bisa ketemu temen-temen. Bekerja diluar rumah, bagi Ibu, selalu dianggap bagian dari me time. Padahal, ya, kalo kerja disitu ada kerjaan yang harus selesai atau target yang harus tercapai. Dimana me time-nya?

Makanya, aku suka dengan kutipan Ibu Septi Peni.

Ibu Bekerja. Semua Ibu itu adalah ibu bekerja, hanya beda ranah saja, yang satu memilih bekerja di ranah publik dan satunya memilih bekerja di ranah domestik. Dua-duanya sama-sama membanggakan, sama-sama bisa produktif dan sama-sama harus menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh. – @septi.peni

Continue Reading

3 Kutipan Favorit Tentang Pernikahan

Sejak menikah, aku mengakui banget kalo hidup orang dewasa itu rumit. Oleh karena itu, aku belajar berhenti mempertanyakan, kok dia begitu sih? Kok dia bisa begini? Dan lain-lain.

Apalagi baca Quora, gaes, Oh My God, segala kerumitan dan problematika hidup yang kadang tak terbayang, ada yang mengalami. Sering banget aku baca Quora itu nangis karena uwuuu, nangis karena ikut merasa kecewa, nangis karena sedih, geram karena marah, segala emosi lah. Pokoknya Quora itu banyak membuka mata tentang kehidupan. Baca sendiri dan jangan coba-coba iseng screenshot kemudian menyebarkan. Disana banyak konten, tapi tidak untuk direproduksi ke platform lain.

Continue Reading

Sebuah Penghargaan

Semakin dewasa umur ini, rasanya makin malas untuk menemukan sahabat. Sahabat yang dalam arti sering Whatsapp, sering curhat, saling perhatian blablabla… Semoga kalian paham ya maksud saya 😀

Karena kalo di jaman sekolah, pasti punyalah sahabat macam itu. Sahabat kepompong, be ef ef a.k.a best friend forever, dan sebutan lainnya. Trus curhat soal pacar masing-masing, kadang orang tua masing-masing, pokoknya segala dicurhatin. Sampe kadang si pacar cemburu karena ada istilah sahabat lebih penting daripada pacar. Kayak pacar saya dulu. Hahaha.

Continue Reading

Mini Project : Kelas Desain oleh Eksa Studio Team

Sebelum mulai lanjut bikin mini project, aku buka-buka kembali postingan soal NHW di blog ini. Semua NHW aku kerjakan dengan jujur. Pas baca, kayak ditoyor-toyor gitu lho. Ayo lho mana semua planning ini, mana mana progresnya, manaaa… Malu banget cuy! Jadi selama ini, aku bingung mau ngapain itu sebenarnya alasan doang, semua udah dijembrengin di NHW yang aku kerjakan sendiri. Tinggal eksekusi dan konsistensi. Dan, konsistensi itu berat. Lebih berat dari rindunya Dilan.

Matrikulasi selesai, aku iseng bikin mini project. Menulis bebas di Instagram selama Ramadhan, berhadiah buku antologi free. Cih, siapa coba aku, sok-sokan bagi-bagi buku gratis. Tapi, ada yang ikut. Terharuuu~

Continue Reading
1 2 3 38